Kurikulum Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris

Kurikulum yang berlaku di prodi PBI adalah KKNI. Secara umum kurikulum PBI dirancang untuk mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi. Muatan kurikulum KKNI saling keterkaitan dengan isi atau muatan mata kuliah dan praktikum untuk ketercapaian pada profil lulusan (guru bahasa Inggris, manajer  kursus, dan pengembang media pembelajaran).

Kurikulum ini disusun dengan melibatkan berbagai pihak antara lain: pengguna lulusan, alumni, mitra, kaprodi, dosen, dan mahasiswa. Dengan memperhatikan sumber daya manusia dan sarana prasarana yang dimiliki oleh prodi PBI. Pengguna lulusan memberikan masukan mengenai skill yang dibutuhkan saat memasuki dunia kerja. Alumni memberikan masukan mengenai relevansi antara MK yang ada dengan   dunia kerja atau study lanjut. Sementara dosen memberikan masukan tentang bobot SKS yang dibutuhkan untuk mencapai CP yang ditetapkan. Dan mahasiswa memberikan masukan mengenai metode dan media pembelajaran yang diharapkan.

Evaluasi kurikulum dilakukan setiap 4 tahun sekali atau sesuai dengan perkembangan regulasi pendidikan. Adanya proses peninjauan kurikulum sebagai bentuk evaluasi dan pemutakhiran yang dilakukan oleh tim penyusun kurikulum prodi. Perubahan nama mata kuliah (MK), konversi MK, dan Pengelompokan MK baru dilakukan semata-mata untuk memenuhi tanggapan atas perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) (scientific vision), kebutuhan masyarakat (societal need), dan kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder need) dengan tetap bersesuaian pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) yang berlaku.

Evaluasi dan pemutakhiran kurikulum dilakukan setiap 4 tahun sekali. Namun tidak menutup kemungkinan karena suatu keadaan tertentu, evaluasi kurikulum dilakukan sebelum 4 tahun. Hal ini terjadi di prodi PBI dalam kurun waktu 2018 hingga 2022. Tahun 2018 prodi PBI menggunakan kurikulum KKNI tetapi di tahun 2020 pemerintah menetapkan kurikulum merdeka belajar sebagai kurikulum yang baru. Tahun 2020 prodi PBI mulai mengevaluasi dan mencoba menerapkan kurikulum merdeka belajar sesuai dengan kemampuan prodi.Dalam merumuskan kurikulum, prodi PBI selalu berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dalam hal ini mahasiswa, dosen, pengguna lulusan, alumni, pakar bidang ilmu program studi. Dalam perumusan kurikulum KKNI, prodi PBI berkonsultasi dengan pakar ilmu bidang studi yang dirujuk oleh asosiasi prodi APSPBI yaitu Prof.Handoyo Puji Widodo. Selain Prof. Handoyo Puji Widodo, prodi PBI juga berkonsultasi dengan pakar lainnya yaitu Dr. Toyyibah, S.S.,M.Pd. Selain sebagai asesor serdos dosen PBI FKIP, beliau juga sebagai ka.prodi S2 TBI (Tadris Bahasa Inggris) UIN Kediri. Prodi PBI juga aktif dalam kegiatan asosiasi prodi APSPBI sebagai bentuk tanggung jawab prodi terkait dengan kurikulum yang mempengaruhi kualitas lulusan nantinya. Selain itu hasil forkom asosiasi prodi APSPBI juga dijadikan sebagai bahan rujukan dalam merumuskan kurikulum prodi. Hal ini dapat dilihat dari rumusan keterkaitan antara profil lulusan dengan capaian pembelajaran.

Berdasarkan forum komunikasi asosiasi prodi PBI (APSPBI) yang diadakan di universitas Sanata Dharma Yogyakarta tanggal 13-14 Juni 2016 diputuskan tentang capaian pembelajaran yang terkait dengan profil prodi PBI yaitu tenaga pendidik atau guru. Capaian pembelajaran yang ditetapkan oleh Asosiasi Prodi PBI (APSPBI) adalah sebagai berikut:

1. KEMAMPUAN DI BIDANG KERJA

Indikator:

Mampu melakukan metode/cara kualitas Hasil kondisi/standar proses

Capaian Pembelajaran:

  1. Lulusan mampu menggunakan bahasa Inggris untuk menciptakan komunikasi baik lisan maupun tertulis secara lancar, akurat, dan berterima.
  2. Lulusan mampu melaksanakan proses pembelajaran bahasa Inggris dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran dan TIK untuk menghasilkan pembelajaran yang efektif, kreatif dan berpusat pada siswa.
  3. Lulusan mampu menulis karya ilmiah atau penelitian sederhana

2. PENGETAHUAN YANG DIKUASAI

Indikator:

Menguasai pengetahuan untuk dapat melakukan tugas sebagai guru

Capaian Pembelajaran:

  1. Lulusan menguasai konsep linguistik (pengetahuan tentang kebahasaan)
  2. Lulusan menguasai dasar budaya dan sastra Inggris
  3. Lulusan menguasai ilmu pendidikan dan metodologi belajar dan pembelajaran yang meliputi perencanaan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran.
  4. Lulusan menguasai prinsip-prinsip dasar penelitian.

3. KEMAMPUAN MANAJERIAL

Indikator:

Mampu mengelola dan memiliki sikap

Capaian Pembelajaran:

  1. Lulusan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. (SIKAP)
  2. Lulusan mampu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. (SIKAP)
  3. Lulusan mampu bersikap sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. (sikap)
  4. Lulusan mampu bertanggung jawab pada pengelolaan pembelajaran di kelas secara mandiri maupun kolaboratif. (manajerial)
  5. Lulusan mampu beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. (manajerial)

 

Capaian pembelajaran sangat penting dalam menunjang profil yang telah ditetapkan. Oleh karena itu capaian pembelajaran yang telah ditetapkan oleh asosiasi prodi APSPBI sangat membantu dalam menentukan capaian pembelajaran prodi PBI.

Profil yang telah ditetapkan oleh prodi PBI FKIP Unipdu ada 3 yaitu:

  1. Guru (tenaga pendidik)
  2. Pengembang media pembelajaran
  3. Manajer Lembaga Pendidikan non formal

Berdasarkan ketetapan yang telah diputuskan oleh asosiasi prodi PBI dalam hal ini APSPBI maka prodi PBI FKIP Unipdu merumuskan capaian pembelajaran prodi terkait dengan profil lulusan. Keterkaitan antara profil dengan capaian pembelajaran dapat dilihat sebagai berikut (link)

Dari uraian di atas dapat dilihat keterkaitan antara mata kuliah dengan capaian pembelajaran. Dan seluruh mata kuliah dipastikan mendukung tercapainya profil lulusan yang telah ditetapkan oleh prodi PBI.

Untuk menentukan kompetensi dalam MK sebagai pemenuhan profil lulusan maka mata kuliah dikelompokan menjadi MK Wajib Nasional (MWN) berbobot 8 Sks, MK Wajib Universitas (MWU) berbobot 22 Sks, MK Wajib Fakultas (MWF) berbobot 4 Sks, MK Wajib Prodi (MWP) berbobot 107 Sks, dan MK Pilihan Prodi (MPP) berbobot 9 Sks. Keseluruhan beban SKS ini direncanakan dapat diselesaikan dalam 4 tahun atau selama 8 semester. Untuk lebih jelasnya, kurikulum Prodi PBI bisa dilihat tautan berikut.

Yang mana isi atau muatan MK masing-masing mendukung untuk memenuhi profil lulusan prodi pendidikan bahasa Inggris sebagaimana yang tertuang dalam dokumen capaian prodi pendidikan bahasa Inggris. Setiap mata kuliah ditentukan untuk memenuhi kompetensi profil lulusan (guru/pengajar bahasa Inggris, Teaching media designer, dan manajer kursus lembaga pendidikan).

Adanya penentuan bobot kredit MK  yang berbeda pada metode proses pembelajaran (tutorial / seminar / praktikum disesuaikan dengan tingkat isi atau muatan MK untuk memenuhi masing-masing target kompetensi profil lulusan prodi. Sehingga adanya perbedaan bobot perkuliahan jumlah konversi kredit MK ke jam. Untuk pemenuhan kompetensi profil guru bahasa Inggris dipenuhi dengan mata kuliah dasar keterampilan bahasa Inggris yang saling berkelanjutan di setiap semesternya dan mata kuliah pendukung keprofesian di bidang pendidik mulia dari tingkat dasar (SD/MI), menengah pertama (SMP/MTs.) sampai dengan menengah atas (SMA, SMEA, SMK, MA, MAK).

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin global saat ini, dimana seorang guru dituntut tidak hanya kompeten dalam bidang akademik keprofesiannya tetapi juga harus mampu mengikuti dan menguasai perkembangan IT. Oleh sebab itu profil lulusan prodi sebagai teaching media designer sangatlah penting dibentuk untuk menanggapi perkembangan dunia saat ini bagi generasi Z (Gen Z). Sehingga muatan kurikulum prodi disusun dengan memberikan MK penunjang profil tersebut yang mempunyai bobot lebih di praktikumnya dari pada tutorial/seminar sebagaimana tersebar di semester 6.

Tantangan dunia kerja di periode sekarang juga penuh dengan persaingan. Kemampuan akademis maupun IT dianggap belumlah cukup untuk menghadapi kondisi tersebut. Sehingga perlu adanya bekal lebih bagi lulusan prodi. Dengan target profil lulusan menjadi manajer kursus lembaga pendidikan maka muatan kurikulum KKNI diintegrasikan dengan keilmuan kewirausahaan, manajemen kelembagaan non formal yang memberikan pengetahuan di tiga bidang (SDM, Keuangan, dan pemasaran), serta praktik lapangan di lembaga pendidikan non formal di muatan MK Managerial Internship. Lebih dari itu adanya mata kuliah alternatif (MKA) Edupreneurship dengan bobot 6 Sks menjadi salah satu nilai tambah untuk memberikan kompetensi profil lulusan di bidang Enterpreneur lembaga kursus pendidikan.

 

Evaluasi Kurikulum oleh Mahasiswa

Kami selalu berusaha meningkatkan kualitas pendidikan di Prodi PBI Unipdu. Saran, kritik, dan masukan dari mahasiswa akan sangat membantu kami dalam merumuskan kurikulum yang lebih efektif. Klik di sini untuk mengisi formulir evaluasi kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unipdu.