Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris menjadi Panelis Seminar Internasional.

Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Hj. Uswatun Qoyyimah, SS., M.Ed., Ph.D kembali dipercaya oleh akademisi internasional untuk menjadi panelis pada acara “The 2021 annual Conference of the Asia-pacific Association for Teacher Education”. Acara tahunan ini akan berlangsung di Ibukota Taiwan, Taipei pada tanggal 26 dan 27 November 2021, dengan tema Shaping Future Teachers for Global Education Changes. Tujuan utama terselenggaranya seminar ini seperti yang dikutip website resminya adalah:

  • Mengembangkan pendidikan guru dan strategi pelatihan guru di kawasan Asia-Pasifik,
  • Mempromosikan kerjasama trans-nasional dalam praktik dan penelitian tentang endidikan dan pelatihan guru
  • Menyelenggarakan dan mengelola acara yang mempromosikan pertukaran akademik dalam endidikan guru di endidi Asia-Pasifik
  • Memberikan konsultasi profesional untuk endidikan guru dan mempromosikan penyebaran informasi tentang endidikan guru

Acara yang sangat bermanfaat khususnya bagi akademisi yang mengkaji tentang dunia pendidikan ini diselenggarakan oleh National Taiwan Normal University (NTNU). NTNU sebagai organisasi penyelengara acara dikenal sebagai universitas yang bereputasi Internasional. Di negaranya sendiri NTNU adalah universitas terbaik pertama, sementara di tingkat asia NTNU adalah universitas peringkat ke 61. Secara umum NTNU menduduki peringkat 300-an dunia. Suatu reputasi yang luar biasa, mengingat Taiwan adalah negara kecil yang saat ini masih dipermasalahkan oleh Cina.

Hj. Uswatun Qoyyimah, SS., M.Ed., Ph.D menyatakan bahwa berpartisipasi dalam kegiatan akademik internasional sangat bermanfaat; baik bagi diri sendiri, institusi maupun bagi dunia pendidikan Indonesia. Secara pribadi dirinya merasa akan banyak mendapat perspektif baru mengenai pengembangan profesionalisme guru yang menjadi fokusnya selama ini. Prespektif baru ini diusahakan dapat diaplikasikan di dunia pedidikan melalui institusi Unipdu, khususnya bagaimana guru pondok pesantren dapat menjadi lebih profesional dan bila mungkin dapat menjadi guru yang berkualifikasi internasional. Hal ini pada gilirannya akan menjadikan dunia pendidikan Indonesia dapat mengejar ketertinggalannya dengan negara maju. Untuk itu beliau menghimbau agar para dosen Unipdu, khususnya dosen pada program studi kependidikan untuk mengikuti seminar ini.